Categories: Biologi

Calon Ayah, Inilah Bahaya Merokok bagi Bayi Anda

Bahaya merokok, terutama oleh calon ayah, dapat meningkatkan risiko cacat jantung bawaan pada calon bayi mereka, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam European Journal of Preventive Cardiology, sebuah jurnal dari European Society of Cardiology (ESC).

Bagi calon ibu, merokok dan terpapar asap rokok adalah sama-sama merusak.

“Calon ayah harus berhenti merokok,” tegas penulis studi Dr Jiabi Qin, dari Sekolah Kesehatan Masyarakat Xiangya, Central South University, Changsha, Cina.

Baca juga : Bisakah Rokok Elektrik Membantu Berhenti Merokok?


“Ayah adalah sumber besar asap rokok bagi wanita hamil, yang bahkan adalah lebih berbahaya bagi calon bayinya, dibandingkan wanita itu sendiri yang merokok.”

Cacat jantung bawaan adalah penyebab utama lahir mati pada bayi, dan mempengaruhi 8 dari 1.000 bayi yang lahir di seluruh dunia.

Prognosis dan kualitas hidup memang terus membaik dengan adanya operasi inovatif, namun efeknya tetap saja seumur hidup.

“Merokok itu bersifat teratogenik, artinya bisa menyebabkan kelainan perkembangan.”

“Hubungan antara calon orang tua yang merokok dan risiko cacat jantung bawaan telah menarik lebih banyak perhatian dengan meningkatnya jumlah perokok usia subur,” kata Dr Qin.

Ini adalah meta-analisis pertama yang meneliti hubungan antara ayah yang merokok dan ibu yang merokok pasif dengan risiko cacat jantung bawaan pada anak. Analisis sebelumnya berfokus pada perokok perempuan.

Namun, seperti yang ditunjukkan Dr Qin:

“Faktanya, bahaya merokok dari calon ayah perokok aktif dan pajanan asap rokok terhadap wanita hamil adalah lebih umum daripada wanita hamil itu sendiri yang merokok.”

Baca juga : Mau Coba atau Beralih ke Rokok Elektrik, Baca Ini Dulu!

Para peneliti menyusun bukti terbaik yang tersedia sampai dengan Juni 2018, dengan total jumlah 125 studi yang melibatkan 137.574 bayi dengan cacat jantung bawaan dan 8,8 juta calon orang tua.

Semua jenis merokok orang tua dikaitkan dengan risiko cacat jantung bawaan pada anak:

  • Terjadi peningkatan 25% risiko cacat jantung bawaan pada bayi dari wanita perokok;
  • Terjadi peningkatan 74% risiko cacat jantung bawaan pada bayi dari ayah perokok;
  • Terjadi peningkatan 124% risiko cacat jantung bawaan pada bayi dari ibu yang terpapar asap rokok (perokok pasif);

Semua data nilai di atas adalah dibandingkan dengan orang tua yang tidak merokok.

Penelitian ini juga merupakan ulasan pertama yang memeriksa bahaya merokok pada berbagai tahap kehamilan terhadap risiko cacat jantung bawaan.

Paparan perempuan sebagai perokok pasif berisiko bagi keturunan mereka pada semua tahap kehamilan dan bahkan sebelum mereka hamil.

Wanita yang merokok selama kehamilan memiliki kemungkinan besar untuk melahirkan anak dengan kelainan jantung bawaan. Namun merokok sebelum kehamilan terlihat tidak mempengaruhi risiko.

“Wanita harus berhenti merokok sebelum mencoba hamil, demi memastikan mereka juga tidak akan merokok ketika mereka hamil,” ujar Dr Qin.

“Menjauhi orang-orang yang merokok juga sangat penting. Perusahaan dapat membantu dengan memastikan bahwa tempat kerja bebas dari asap rokok.”

“Dokter dan profesional kesehatan perlu berbuat lebih banyak untuk mempublikasikan dan mendidik calon orang tua tentang bahaya merokok bagi anak mereka yang belum lahir,” tambah Dr Qin.

Baca juga : Rokok Elektronik, Ancaman Kesehatan Masyarakat

Mengenai tipe spesifik kelainan jantung bawaan, analisis menunjukkan bahwa ibu yang merokok dikaitkan dengan :

  • Risiko 27% lebih besar mengalami defek septum atrium; dan
  • Risiko 43% lebih besar terhadap obstruksi saluran keluar ventrikel kanan.

Semua data di atas adalah dibandingkan dengan ibu yang tidak merokok.

Risiko keseluruhan cacat jantung bawaan dengan semua jenis merokok orang tua ditemukan lebih besar ketika analisis terbatas pada populasi Asia.

Journal Reference:

  1. Lijuan Zhao, Lizhang Chen, Tubao Yang, Lesan Wang, Tingting Wang, Senmao Zhang, Letao Chen, Ziwei Ye, Zan Zheng, Jiabi Qin. Parental smoking and the risk of congenital heart defects in offspring: An updated meta-analysis of observational studies. European Journal of Preventive Cardiology, 2019; 204748731983136 DOI: 10.1177/2047487319831367

Recent Posts

Obat Diabetes Ini Dapat Membalikkan Gagal Jantung

Para peneliti baru-baru ini menunjukkan bahwa obat diabetes empagliflozin dapat mengobati dan membalikkan perkembangan gagal jantung pada model hewan non-diabetes.… Read More

21 April 2019 19:30

Cara Kura-Kura Raksasa Menghadapi Perubahan Iklim

Kura-kura raksasa Galapagos, terkadang disebut Penjaga Kebun Galapagos, adalah makhluk kebiasaan. Di musim kemarau yang dingin, dataran tinggi lereng gunung… Read More

20 April 2019 19:36

Perkembangan Teknologi Pemungutan Suara di AS

Di Amerika Serikat, teknologi pemungutan suara berkembang dari awalnya menggunakan kertas suara yang dihitung manual, hingga menggunakan mesin pemilihan elektronik… Read More

19 April 2019 14:56

Perbedaan Quick Count, Exit Poll, dan Real Count

Pemilihan umum sudah selesai, muncul beberapa istilah yang sering kita dengar, seperti Quick Count, Exit Poll dan Real Count. Apa… Read More

18 April 2019 11:07

Cassini NASA Mengungkapkan Kejutan Danau Titan

Dalam perjalanan terakhir bulan terbesar Saturnus pada tahun 2017, pesawat ruang angkasa NASA Cassini mengumpulkan data radar yang mengungkapkan bahwa… Read More

17 April 2019 08:12

Benarkah Kemampuan Kognitif Dipengaruhi Gen?

Perbedaan individu dalam kemampuan kognitif pada anak-anak dan remaja sebagian tercermin dalam variasi dalam urutan DNA mereka, menurut sebuah penelitian… Read More

16 April 2019 20:42