Categories: Biologi

Peneliti Gunakan Cahaya untuk Obati Kanker Prostat Stadium Awal

Penelitian baru menunjukkan bahwa cahaya dan bakteri dari dasar laut dapat memberikan keberhasilan dalam pengobatan pria dengan kanker prostat stadium awal.

Sebelumnya standar perawatan kanker prostat adalah dengan pendekatan “tunggu dan amati”. Pengobatan akan dilakukan ketika penyakit sudah bertambah parah.

Tapi sekarang kita akan segera memiliki pilihan lain.

Para peneliti di Inggris bereksperimen dengan terapi cahaya, yaitu dengan menggunakan sinar laser yang menargetkan sel-sel kanker kemudian menghancurkan mereka.

Studi ini disebut terapi fotodinamis vaskular bertarget, atau Vascular-Targeted Photodynamic (VTP).

Peneliti menemukan bahwa hampir 50 persen pasien mengalami kesembuhan total, dibandingkan dengan 13,5 persen kelompok pengawasan.

Mark Emberton, seorang profesor onkologi intervensi di University College London, pemimpin penelitian, menerbitkan hasil penelitian ini dalam The Lancet Oncology.

Pemanfaatan sinar laser untuk membunuh sel kanker di saat panas juga dilakukan pada penelitian yang lebih terbaru.

Bakteri Fotosintesis untuk pengobatan kanker prostat

Pengobatan dilakukan dengan memberikan obat pada jaringan tubuh pasien agar peka terhadap cahaya.

Dokter kemudian menyinari prostat, di mana kanker tersebut berada.

Emberton menyatakan bahwa cahaya itu akan mengaktifkan pembentukan molekul oksigen radikal, yang dapat menghentikan suplai darah ke kanker, sehingga dapat membunuh sel-sel berbahaya.

Pengobatan ini menggunakan teknik fotosintesis, yang merupakan proses alamiah pada tanaman untuk menghasilkan energi dari sinar matahari.

Seperti yang kita ketahui, beberapa bakteri juga memiliki kemampuan untuk melakukan fotosintesis ini.

Oleh karena itulah, obat yang diberikan kepada pasien, yaitu WST11, dibuat dari bakteri fotosintetik yang ditemukan di dasar laut.

Karena hanya ada sedikit sekali cahaya yang masuk ke perairan dalam, mikroba ini dapat dengan sangat efisien mengubah cahaya yang sedikit itu menjadi energi yang mereka perlukan.

Setelah obat disuntikkan ke pasien, sinar laser akan mengaktifkan fotosintesis pada bakteri. Kemudian dari proses ini akan dihasilkan molekul oksigen radikal, yang dapat menghancurkan sel-sel kanker, sesuai dengan yang diarahkan laser.

Terkait hal ini, penelitian terbaru juga telah menemukan cara baru untuk mengatasi kanker pada tingkat seluler.

Hasil

Penelitian ini dilakukan pada 47 tempat pengobatan di Eropa dan melibatkan 413 pria.

Kemungkinan kanker prostat untuk berkembang ke stadium lebih lanjut tiga kali lebih rendah pada kelompok yang dilakukan terapi cahaya, daripada pasien tanpa perlakuan itu.

Terapi yang ada saat ini untuk mengobati kanker prostat tersebut, termasuk teknik radiasi dan pengangkatan seluruh kelenjar, dapat menyebabkan masalah seumur hidup, termasuk disfungsi ereksi dan inkontinensia.

Namun dengan terapi cahaya ini tidak ada efek samping yang signifikan yang tersisa setelah dua tahun.

Emberton mengatakan efek samping terapi cahaya ini akan hilang dalam waktu tiga bulan.

Terapi ini sedang dikaji lebih lanjut untuk dipertimbangkan dan disetujui sebagai pengobatan baru kanker prostat stadium awal.

Sumber :

www.cancer.gov

www.voanews.com

www.independent.co.uk

www.medicaldaily.com

www.nhs.uk

www.medicalnewstoday.com

www.ucl.ac.uk

www.cnn.com

www.telegraph.co.uk

www.bbc.co.uk

Recent Posts

Tanaman yang tertekan harus memiliki zat besi di bawah kendali – Sains Terkini

Tidak seperti hewan, tanaman tidak dapat bergerak dan memanfaatkan sumber daya baru ketika ada kelangkaan atau kekurangan nutrisi. Sebaliknya, mereka… Read More

13 mins ago

Pencairan gletser bawah air terjadi pada tingkat yang lebih tinggi daripada prediksi pemodelan – Sains Terkini

Para peneliti telah mengembangkan metode baru untuk memungkinkan pengukuran langsung pertama tingkat lelehan kapal selam dari gletser tidewater, dan, dengan… Read More

6 hours ago

Pembelajaran mesin menerjemahkan pengaruh genetik terhadap perilaku – Sains Terkini

Tikus berlarian sambil mencari makan, tetapi genetika mungkin adalah tangan yang tak terlihat mengendalikan gerakan berkelok-kelok ini. Para peneliti di… Read More

6 hours ago

Pulsa plasma magnetik tereksitasi oleh putaran UK di atmosfer matahari – Sains Terkini

Sebuah tim ilmuwan internasional yang dipimpin oleh University of Sheffield telah menemukan bukti pengamatan yang sebelumnya tidak terdeteksi dari gelombang… Read More

7 hours ago

Masa depan pemrosesan informasi dengan teknologi cahaya – Sains Terkini

Masa depan pemrosesan informasi yang lebih cepat dan lebih efisien mungkin lebih terlihat daripada listrik. Mark Lawrence, seorang sarjana postdoctoral… Read More

10 hours ago

Genom komodo mengungkapkan petunjuk tentang evolusinya – Sains Terkini

Komodo adalah kadal terbesar di dunia. Predator dengan berat hingga 200 pound ini dapat mendeteksi mangsanya dari jarak sejauh 7,5… Read More

12 hours ago