Ketimpangan adalah Normal: Dominasi Pohon Besar

Pohon besar atau pohon kecil, mana yang lebih baik untuk ekosistem?

Untuk menjawab pertanyaan ini, 98 ilmuwan dan ribuan staf lapangan telah menyimpulkan penelitian terbesar yang dilakukan hingga saat ini dalam sebuah program yang dinamakan Smithsonian Forest Global Earth Observatory (ForestGEO).

Apa yang mereka temukan akan memiliki implikasi mendalam terhadap teori-teori ekologi dan penyimpanan karbon di hutan.

Baca juga : Hutan Campuran Unggul secara Ekologis dan Ekonomis

pohon besar

Ini adalah pohon berdiameter besar di hutan cemara Douglas-fir/barat dari Winder River, Washinton, AS. (Credit: James Lutz/Utah State University)

Penelitian Hutan Skala Global

Bagian 1% dari hutan telah berbagi beberapa informasi penting kepada para peneliti.

Alih-alih meneliti keragaman jenis pohon di ekosistem beriklim sedang dan tropis, studi global ini menekankan struktur hutan dalam skala global.

Dengan menggunakan petak besar hutan dari 21 negara dan wilayah, para peneliti dari Utah State University menemukan bahwa rata-rata 1% pohon terbesar di hutan dewasa dan hutan tua terdiri dari 50% biomassa hutan di seluruh dunia.

Lebih jauh lagi, jumlah karbon yang dapat diserap oleh hutan sebagian besar tergantung pada kelimpahan pohon-pohon besar.

Ukuran pohon terbesar ditemukan bahkan lebih penting untuk biomassa hutan daripada kepadatan tinggi pohon ukuran kecil dan sedang.

Penulis utama, Jim Lutz, seorang asisten profesor di Utah State University mengatakan, “Pohon-pohon besar memberikan fungsi yang tidak dapat tergantikan oleh pohon-pohon kecil atau sedang.”

“Mereka menyediakan habitat yang unik, sangat mempengaruhi hutan di sekitar mereka, dan menyimpan karbon dalam jumlah besar,” lanjutnya.

Baca juga : Hutan Tua Melindungi Burung Dalam Pemanasan Iklim

Keragaman Struktur Hutan

Studi ini menunjukkan bahwa struktur hutan sama pentingnya untuk dipertimbangkan sebagai keanekaragaman spesies – sementara pohon terbesar mengikuti aturan mereka sendiri.

Dengan menggunakan 48 petak dinamika hutan besar dari seluruh dunia yang dikoordinasikan melalui Program Smithsonian ForestGEO, para ilmuwan dapat memeriksa keragaman struktur hutan secara konsisten.

Rekan penulis, Dan Johnson, anggota asosiasi penelitian di Utah State University mengatakan, “Memiliki kelompok ilmuwan di seluruh dunia yang mengikuti metode yang sama memberi kita kesempatan unik untuk menjelajahi hutan dalam skala global.”

“Ini adalah kelompok ilmuwan yang sangat luar biasa, yang dipersatukan oleh keinginan untuk memperdalam pemahaman kita tentang hutan,” ungkapnya.

Hutan tropis dikenal memiliki banyak spesies dibandingkan dengan hutan subtropis.

Namun, penelitian ini menemukan bahwa hutan sedang memiliki kompleksitas struktural yang lebih tinggi. Baik dalam hal ukuran pohon yang berbeda dalam suatu area dan juga antara daerah hutan yang berdekatan.

Distribusi Pohon Besar

Rekan penulis utama, Tucker Furniss, mahasiswa PhD di Utah State University mengatakan, “Distribusi pohon-pohon besar belum terjelaskan dengan baik melalui teori.”

“Hasil kami menekankan pentingnya mempertimbangkan kelangkaan ini, namun secara tidak proporsional elemen penting ekosistem. Kami jelas membutuhkan lebih banyak penelitian terapan dan teoritis mengenai pohon-pohon besar yang penting ini.”

Para peneliti juga menemukan bahwa pohon terbesar adalah perwakilan dari spesies pohon yang lebih umum.

Kemampuan beberapa pohon di hutan tertentu untuk mencapai ukuran yang sangat besar relatif terhadap pohon-pohon lain dan sumber daya yang terkonsentrasi tampaknya menjadi fenomena global.

“Pohon besar itu istimewa,” lanjut Lutz.

“Mereka butuh waktu lama untuk tumbuh kembali jika mereka dieliminasi dari hutan.”

“Memastikan bahwa kita melestarikan beberapa pohon besar di hutan dapat mempromosikan dan memelihara semua manfaat yang diberikan hutan kepada kita.”

Baca juga : Upaya Pelestarian Hutan Melalui Kearifan Lokal

Sumber : 

www.usu.edu

www.onlinelibrary.wiley.com 

You may also like...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.