Categories: Ekologi

Emisi Gas Rumah Kaca dari Eutrofikasi

Menjaga danau agar tidak berubah menjadi hijau (eutrofikasi) membuat lebih sedikit gas rumah kaca yang memasuki atmosfer yang berkontribusi terhadap perubahan iklim.

Air minum yang sehat, kesempatan memancing dan rekreasi juga meningkat ketika perairan tidak berwarna hijau.

Baca juga : Dampak Perubahan Iklim Terhadap Taman Nasional

Air mengalir ke danau eutrofik dari ladang pertanian. Alga sudah berlimpah di aliran di mana ia tumbuh karena nutrisi dan suhu tinggi (Kredit: John A. Downing / Minnesota Sea Grant)

Apa yang salah dengan perairan berwarna hijau?

Ketika blooming algae (ganggang) mati, bakteri yang menguraikan ganggang tersebut akan menguras oksigen dalam air. Tanpa oksigen, tentu saja ikan dan hewan lainnya juga akan mati.

Blooming algae adalah suatu kondisi dimana terjadi ledakan populasi alga (ganggang) pada suatu ekosistem perairan, dan umumnya disebabkan oleh eutrofikasi.

Eutrofikasi adalah pencemaran air yang disebabkan oleh munculnya nutrisi yang berlebihan ke dalam ekosistem perairan.

Secara ringkas, eutrofikasi dapat menyebabkan blooming algae dan blooming algae inilah yang kemudian menyebabkan perairan mengalami perubahan warna.

Perubahan warna perairan tergantung pada jenis alga atau ganggang yang terlibat. Misalnya, cyanobacteria dapat menimbulkan warna hijau muda dan dinoflagellata dapat menimbulkan warna merah pada perairan.

Secara global, perairan hijau semacam itu juga merupakan kontributor penting bagi metana atmosfer.

Metana merupakan jenis gas rumah kaca yang 34 kali lebih kuat daripada karbon dioksida.

“Kami memperkirakan bahwa penghijauan danau di dunia akan meningkatkan emisi metana ke atmosfer sebesar 30 hingga 90 persen selama 100 tahun ke depan,” ungkap Jake Beaulieu dari Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat.

Jake Beaulieu adalah penulis utama makalah tentang penghijauan danau dan emisi gas rumah kaca yang diterbitkan pada 26 Maret 2019 dalam jurnal Nature Communications.

Baca juga : Pencemaran Udara Dapat Dibersihkan dengan Larutan dari Bahan Pakan Ayam

Penyebab Eutrofikasi Danau

Menurut penulis, ada tiga mekanisme yang mendorong terjadinya peningkatan eutrofikasi danau dalam 100 tahun ke depan.

1. Populasi manusia

Populasi manusia diperkirakan akan meningkat sekitar 50 persen pada tahun 2100.

Semakin banyak populasi manusia, semakin banyak pula limbah dan pupuk yang mengalir ke dalam tanah.

Pada tingkat pertumbuhan populasi dan perubahan iklim saat ini, eutrofikasi di danau akan meningkat 25 – 200 persen pada tahun 2050 dan 2 – 4 kali lipat pada tahun 2100.

2. Badai dan Hujan

Peningkatan badai dan limpasan air hujan akan meningkatkan kehilangan nutrisi dari daratan ke perairan dalam.

3. Perubahan Iklim

Saat iklim menghangat, danau juga akan ikut menghangat. Perairan yang lebih hangat akan menghasilkan lebih banyak ganggang.

Selain itu, wilayah planet tertutup air diperkirakan akan meningkat, yang akan menghasilkan lebih banyak air permukaan yang mengemisikan gas metana.

“Ini benar-benar mengejutkan berapa banyak eutrofikasi bisa meningkat dalam 50 sampai 100 tahun ke depan,” ujar rekan penulis John A. Downing dari University of Minnesota Program Sea Grant.

“Orang-orang melakukan empat hal penting yang mempengaruhi eutrofikasi: mereka makan, mereka mengeluarkan, mereka membuat lebih banyak orang yang makan dan mengeluarkan, dan mereka mengubah lanskap dan iklim,” ungkap Downing.

Baca juga : Kerusakan Hutan Akibat Deforestasi dan Perubahan Iklim

Simulasi Hubungan Eutrofikasi dan Emisi Gas Rumah Kaca Metana

Dengan menggunakan proyeksi pertumbuhan populasi dan perubahan iklim, para penulis mensimulasikan eutrofikasi danau di bawah empat skenario konservatif pemuatan fosfor masa depan dari rendah ke tinggi: 80, 130, 170, 200, dan 220 persen dari level saat ini.

“Kami menggunakan fosfor karena terdapat hubungan jelas antara fosfor dan pertumbuhan tanaman atau alga,” jelas rekan penulis, Tonya DelSontro dari University of Geneva.

“Saat ini, sumber terbesar metana di atmosfer adalah lahan basah (rawa, paya, lahan gambut).”

“Jika fosfor dalam danau berjumlah tiga kali lipat, maka emisi metana dari danau bisa menjadi dua kali lipat daripada lahan basah.”

Para penulis menggunakan model statistik yang mereka ciptakan pada tahun 2018.

Model ini mengkorelasikan emisi metana dengan ukuran danau dan klorofil, yang merupakan ukuran tingginya biomassa alga yang distimulasi oleh fosfor.

Dengan menggunakan distribusi global ukuran danau dan luas total danau, pemanasan iklim danau, konsentrasi fosfor di masa depan, dan limpasan nutrisi yang digerakkan badai, mereka dapat memperkirakan emisi metana danau di masa depan.

Menurut penulis, hal ini belum pernah dilakukan sebelumnya.

Baca juga : Solusi Pemanasan Global adalah Tanah (?)

Hasil yang optimis adalah bahwa praktik manajemen nutrisi yang ditingkatkan dapat membalikkan penghijauan atau eutrofikasi danau. Dengan demikian diharapkan dapat mengurangi emisi metana.

Selain itu, tindakan lokal untuk meningkatkan kualitas air dapat memiliki konsekuensi global yang cukup penting.

“Dalam menjaga dan meningkatkan kualitas air tawar kami menang dua kali,” kata Downing. “Sekali di atmosfer dan sekali kembali ke sini di Bumi.”

Journal Reference:

  1. Jake J. Beaulieu, Tonya DelSontro, John A. Downing. Eutrophication will increase methane emissions from lakes and impoundments during the 21st century. Nature Communications, 2019; 10 (1) DOI: 10.1038/s41467-019-09100-5

Recent Posts

Cara Mengusir Tikus dengan Bahan Alami

Tikus berseliweran di rumah Anda? Bingung bagaimana cara mengusir tikus yang ampuh dan mencegah tikus datang kembali? Jangan khawatir, kali… Read More

1 week ago

10 Cara Mengusir Lalat dan Mencegahnya Datang Kembali

Anda merasa terganggu dengan keberadaan lalat di rumah Anda? Jangan khawatir, kali ini Sains Terkini akan membagikan cara mengusir lalat… Read More

1 week ago

Cara Mengusir Semut di Rumah (100% Ampuh)

Terdapat berbagai macam cara mengusir semut yang bisa kita lakukan di rumah. Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa keberadaan semut… Read More

2 months ago

Cegah Tekanan Darah Tinggi, Hindari Asap Rokok!

Jika ruangan atau mobil berasap, menjauhlah sampai bersih. Itulah pesan utama penelitian yang dipresentasikan hari ini pada EuroHeartCare 2019, sebuah… Read More

2 months ago

Model Rantai Markov untuk Pencarian Pesawat MH370

Upaya terbaru menggabungkan data satelit dengan model matematika rantai Markov untuk mencari pesawat MH370, dapat memberikan kemajuan dalam upaya mencari… Read More

2 months ago

24 Obat Sakit Gigi Tradisional Praktis

Apakah Anda pernah mengalami sakit gigi? Atau mungkin Anda sekarang sedang sakit gigi? Tenang, beberapa obat sakit gigi berikut dikenal… Read More

3 months ago