Hama dan Penyakit Tanaman

Apakah hama dan penyakit tanaman adalah hal yang sama? Ataukah berbeda? Jika berbeda, apa perbedaan keduanya?

Untuk itu, simak penjelasan berikut.

hama dan penyakit tanaman

Pada dasarnya, hama dan penyakit tanaman sama-sama merupakan gangguan dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Namun, dua hal ini dibedakan berdasarkan sumber atau penyebab gangguan tersebut.

A. Hama Tanaman

Hama Tanaman adalah hewan-hewan yang menyerang dan merusak tanaman.

Ada cukup banyak jenis hama yang menyerang tanaman. Diperlukan penanganan secara tepat untuk setiap jenis hama yang menyerang tanaman.

Jika tidak ditangani secara tepat, maka dapat berujung pada kegagalan. Dan lebih parah lagi, dapat menghilangkan hewan lain yang seharusnya berguna bagi tanaman.

Hama yang menyerang tanaman umumnya dibagi menjadi 2 macam: hama yang menetap dan tidak menetap.

Hama yang menetap adalah hama yang menyerang tanaman sekaligus berkembang biak pada tanaman tersebut.

Sementara hama yang tidak menetap adalah hama yang menyerang tanaman hanya pada sesekali waktu, kemudian meninggalkan tanaman tersebut.

Berikut adalah beberapa contoh hama tanaman :

1. Hama Monyet

Hama monyet adalah salah satu jenis hewan yang menyerang berbagai tanaman.

Pada perkebunan, monyet merusak diantaranya tanaman karet, kakao, tebu, kopi, kelapa, dan kelapa sawit.

Pada hortikultura, monyet merusak diantaranya tanaman pisang, pepaya,  mangga, jambu, dan apel.

Monyet memakan buah, pucuk-pucuk tanaman, dedaunan muda, hingga ranting dan cabang tanaman.

Pengendalian hama monyet

Jenis monyet yang umum ditemukan menyerang tanaman di Indonesia adalah monyet ekor panjang (Macaca fascicularis).

Hama monyet ini hidup berkelompok, dengan tiap kelompok berjumlah 10-50 ekor. Kelompok monyet ini hidup dengan berpindah-pindah untuk mencari makanan, umumnya pada jalur yang tetap. Oleh karena itu, sekelompok monyet akan menyerang tanaman yang berada pada jalur mereka.

Baca  : Pengendalian Hama Monyet Terpadu 

2. Hama Burung

Burung merupakan salah satu hama utama pada tanaman padi. Hama burung yang menyerang tanaman padi cukup menyulitkan petani. Mereka umumnya menyerang pada saat padi menjelang panen, yakni pada stadia padi masak susu hingga stadia pemasakan bulir.

Hama burung umumnya menyerang tanaman padi secara berkelompok. Hal ini mengakibatkan hasil panen padi bisa anjlok hingga 50%.

Jenis hama burung yang sering menyerang dan memakan tanaman padi yaitu burung pipit (emprit). Jenis burung pipit yang merupakan hama tanaman padi ini juga terdiri dari beberapa jenis, seperti Lonchura striata L., Lonchura puntulata, dan Lonchura leucogastra.

hama burung

Serangan hama burung dapat menyebabkan tanaman padi mengalami biji hampa, bulir kering, hingga banyak biji padi yang rontok.

Baca : Pengendalian Hama Burung Pada Pertanaman Padi

3. Hama Babi Hutan

Babi hutan adalah jenis hama yang sudah sangat dikenal dalam areal pertanian.

Hama babi hutan umumnya menyerang perkebunan yang berbatasan langsung dengan hutan dan juga lahan terlantar (lahan yang tidak terurus).

Hama babi hutan menyerang berbagai tanaman pertanian, baik itu tanaman pangan, perkebunan, maupun kehutanan.

Tanaman pangan yang sering diserang oleh babi hutan misalnya jagung, ubi kayu, dan kacang tanah.

Sementara tanaman perkebunan yang sering diserang oleh babi hutan adalah kelapa sawit dan karet. Hama babi hutan merusak akar dan batang tanaman ini.

Hama babi hutan memang dapat mengganggu berbagai bagian dari tanaman, mulai dari bagian akar, dedaunan, kulit batang, hingga buah tanaman.

Kerusakan yang diakibatkan oleh babi hutan ini dibagi menjadi dua macam, yakni kerusakan langsung dan kerusakan tidak langsung.

Kerusakan langsung adalah kerusakan yang ditimbulkan karena hama babi hutan memakan bagian-bagian tanaman. Kerusakan tersebut seperti bekas gigitan pada daging buah kelapa, umbi dari ubi kayu, dan bekas keratan pada buah jagung.

Sementara kerusakan tidak langsung adalah kerusakan yang ditimbulkan karena aktivitas menggali tanah yang dilakukan oleh babi hutan di sekitar perakaran tanaman.

Biasanya babi hutan melakukan ini untuk mencari cacing atau serangga dalam tanah. Cacing dan serangga tanah merupakan pakan sumber protein bagi babi hutan.

cara mengusir babi hutan

Baca : Pengelolaan Hama Babi Hutan Terpadu

4. Hama Gajah

Gajah adalah hewan yang memakan tumbuhan, terutama menyukai tumbuhan yang kandungan airnya cukup banyak.

Selain membutuhkan makanan dalam jumlah banyak, gajah juga membutuhkan banyak minum, yakni sekitar 90 – 100 liter per hari.

Beberapa tumbuhan yang mereka sukai, karena kandungan airnya yang banyak adalah pisang hutan, tebu liar, rebung bambu, jambu-jambuan, dan cempedak air.

Selain dari tumbuhan sumber air tersebut, hewan ini juga tetap minum air tanah untuk mencukupi kebutuhan air dalam tubuhnya.

Pada dasarnya, hewan ini bukanlah hama. Namun, pada beberapa daerah, misalnya di Sumatera, gajah sering mengganggu tanaman pertanian, sehingga digolongkan sebagai hama.

Tanaman pertanian yang sering diserang gajah dapat baik berupa tanaman pangan, perkebunan, maupun tanaman hortikultura.

Tanaman pangan yang biasanya dijadikan pakan gajah adalah jagung, kacang-kacangan, padi, serta umbi-umbian.

Sementara jenis tanaman perkebunan yang sering diserang gajah yaitu kelapa dan kelapa sawit.

Selain itu, hama gajah juga memakan tanaman buah hortikultura, seperti pisang, mangga, durian, jambu, dan rambutan.

Tanaman pertanian yang diserang umumnya adalah tanaman di areal perkebunan yang berbatasan langsung dengan hutan habitat gajah. Contohnya, pada perkebunan para transmigran serta perkebunan swasta / negeri.

gajah

Masalah yang ditimbulkan oleh gajah ini karena habitat alami mereka bersinggungan dengan areal perkebunan atau pemukiman manusia.

Pembukaan lahan yang secara massif, memperparah kondisi ini. Hal ini karena makanan alami gajah yang terdapat secara liar di hutan ikut habis dibabat oleh manusia.

Hal inilah yang menyebabkan gajah keluar dari habitatnya untuk mencari makan ke areal perkebunan milik manusia.

Pada titik inilah gajah dilabeli sebagai hama oleh manusia. Padahal manusia lah yang sudah masuk ke wilayah (runway) mereka untuk kepentingan perluasan perkebunan atau pemukiman.

Oleh sebab itu, upaya penanggulangan hama gajah semestinya dapat dilakukan dengan bijaksana melalui pendekatan yang lebih konservatif. Terlebih lagi karena saat ini gajah merupakan salah satu hewan langka yang keberadaanya dilindungi oleh undang-undang.

Baca : Pengelolaan Gajah Sumatera

5. Hama Tikus

Hama tikus memang telah sejak lama menjadi musuh para petani, terutama untuk tanaman padi.

Serangan tikus pada tanaman padi hampir terjadi setiap musim tanam dan menjadi momok yang menakutkan bagi para petani.

Akibat serangan hama tikus ini, hasil panen mengalami kerusakan mencapai 15-20% setiap tahunnya.

Jenis tikus yang merupakan musuh utama tanaman padi adalah tikus sawah (Rattus argentiventer).

Hama tikus sawah sangat sulit untuk dikendalikan. Hal ini karena tikus sawah cukup pintar. Mereka mampu belajar dari tindakan yang dilakukannya sebelumnya. Selain itu, tikus juga dikenal memiliki indera penciuman yang sangat baik.

Sebelum melakukan usaha penanggulangan tikus sawah, terlebih dahulu perlu diketahui biologis dan ekologis tikus. Hal ini agar dapat lebih mudah mengidentifikasi cara terbaik untuk melakukan pengendalian.

hama tikus

Tikus umumnya menyerang tanaman padi pada malam hari. Sementara pada siang hari tikus bersembunyi. Tempat persembunyian tikus, seperti di dalam lubang pada tanggul irigasi, pematang, jalan sawah, dan daerah perkampungan di dekat sawah.

Keberadaan tikus di persawahan dapat dikenali dengan melihat bekas jejak kaki, jalur jalan, lubang aktif, kotoran (feses), serta gejala dari serangan.

Umumnya hama tikus ini akan menyerang bagian akar dan batang tanaman hingga mengakibatkan tanaman mati.

Perlu diketahui, tikus mengerat batang padi dengan perbandingan 5:1, yakni sebanyak 5 batang padi yang dikerat tikus hanyalah untuk mengasah giginya, sementara 1 batang padi saja yang benar-benar dimakan untuk kebutuhan hidupnya.

Jika sudah dapat memahami biologis dan ekologis tikus, diharapkan petani dapat melakukan penanggulangan hama tikus dengan lebih efektif. Pengendalian hama tikus sawah ini juga harus sudah dimulai secara dini, mulai ketika masa sawah bera (setelah panen), pada masa vegetatif dan generatif.

B. Penyakit Tanaman

Penyakit Tanaman umumnya disebabkan oleh jamur, bakteri, dan virus, serta disebabkan tanaman kekurangan atau kelebihan unsur hara.

Penyakit menyerang tanaman pada semua umur, mulai dari yang masih di persemaian, hingga tanaman dewasa.

Satu tanaman dapat menderita lebih dari satu macam penyakit.

Umumnya, pengendalian komplikasi penyakit pada suatu tanaman dilakukan dengan cara menyemprotkan pestisida yang memiliki spektrum yang luas. Maksudnya adalah pestisida tersebut bisa mengendalikan lebih dari satu macam penyakit. Contohnya pestisida untuk phytopora dan xyropthonia.

Selain itu, dapat juga menggunakan dua macam fungisida yang spesifik, yaitu fungisida sistemik dan kontak.

Kedua fungsida digabungkan untuk mengendalikan dua macam penyakit sekaligus.

Oleh sebab itu, penanggulangan penyakit tanaman memerlukan kamampuan mendeteksi penyakit secara tepat.

Hal ini dilakukan agar penggunaan pestisida bias secara tepat sasaran dengan dosis yang tidak berlebihan.

Macam-macam penyakit tanaman :

#1. Penyakit Jamur

  1. Rebah kecambah
  2. Layu fusarium
  3. Layu jamur
  4. Bercak cokelat
  5. Bercak septoria
  6. Bulukan
  7. Busuk daun
  8. Busuk mata kijang
  9. Antraknos

#2. Penyakit Bakteri

  1. Layu bakteri
  2. Bakterial Speck
  3. Kerak bakteri

#3. Penyakit Virus

  1. Mosaik
  2. Kerdil
  3. Bercak kering dan mati urat
  4. Kuning dan daun menggulung

#4. Penyakit Fisiologis

  1. Luka terbakar matahari
  2. Busuk ujung buah
  3. Retak
  4. Ketidakseimbangan unsur hara

Itulah beberapa hama dan penyakit tanaman yang umum ditemukan di sekitar kita. Masih banyak hama dan penyakit tanaman lainnya. Artikel ini nanti akan kami update kembali.

You may also like...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.