Categories: Astronomi

Hari Ini, Meteor Akan Menghujani Bumi

Bersiaplah, sejumlah fenomena langit yang menakjubkan akan terjadi pada awal 2017 ini.

Salah satunya adalah meteor akan menghujani bumi pada 4 Januari 2017 dini hari hingga subuh.

Sebenarnya, hujan meteor yang dinamakan Quadrantid ini telah terjadi sejak 28 Desember 2016 lalu dan berakhir pada 12 Januari 2017. Sedangkan puncaknya adalah pada 3 dan 4 Januari 2017.

Hujan meteor Quadrantid adalah peristiwa langka yang terjadi saat meteor muncul berwarna biru karena terbakarnya magnesium saat mereka melintasi atmosfer bumi.

Hujan meteor Quadrantid tampak bersinar dari eks konstelasi kuadran Muralis. Meteor itu sendiri merupakan residu asteroid 2003 EH1, yang telah hancur pada tahun 1490 lalu.

Quadrantid biasanya dilihat oleh penduduk yang menetap di dekat Sungai Mississippi setiap tahunnya. Kali ini, intensitas puncaknya diperkirakan 60 sampai 120 meteor per jam.

Fenomena hujan meteor ini bisa kita saksikan di seluruh Indonesia. Namun dengan asumsi kondisi langit gelap gulita, cuaca cerah, dan bebas polusi cahaya.

Bagi yang mengamatinya di daerah perkotaan, mungkin agak sulit menyaksikan intensitas ini.

Kabar baiknya, kondisi cuaca langit cukup cerah belakangan ini dan bulan bersinar cukup terang hingga hujan meteor Quadrantids gampang terlihat.

Namun, hujan meteor ini terlihat lebih jelas dari belahan bumi utara.

Waktu terbaik untuk menyaksikannya adalah antara tengah malam dan subuh. Hujan meteor Quadrantid ini diprediksi terjadi puncaknya sekitar 2 jam.

Hujan meteor Quadrantid akan tampak dari arah timur laut setelah tengah malam atau setelah rasi bintang Bootes terbit jam 02:00 dini hari.

Pengamatan sebaiknya dengan mata telanjang, sebab pergerakan meteor yang cepat akan sangat sulit diamati jika menggunakan teleskop.

Selain hujan meteor, Venus atau Bintang Kejora juga akan mencapai elongasi terbesarnya pada 12 Januari 2017, tepatnya berada dalam sudut pandang 47,1 derajat dari Matahari.

Venus akan berada di titik tertinggi di atas cakrawala pada langit malam (waktu UTC). Planet kedua dari Matahari tersebut akan mencapai magnitudo -5,1 –yang berarti sangat terang– menjadi benda langit paling terang ketiga setelah Matahari dan Bulan.

Sumber :

www.mirror.co.uk

www.sciencealert.com

www.liputan6.com

www.dailymail.co.uk

www.pikiran-rakyat.com

www.earthsky.org

www.infoastronomy.org

www.cikalnews.com

www.langitselatan.com

www.indiatimes.com

www.msn.com

www.ibtimes.sg

Recent Posts

Cara Mengusir Tikus dengan Bahan Alami

Tikus berseliweran di rumah Anda? Bingung bagaimana cara mengusir tikus yang ampuh dan mencegah tikus datang kembali? Jangan khawatir, kali… Read More

1 week ago

10 Cara Mengusir Lalat dan Mencegahnya Datang Kembali

Anda merasa terganggu dengan keberadaan lalat di rumah Anda? Jangan khawatir, kali ini Sains Terkini akan membagikan cara mengusir lalat… Read More

1 week ago

Cara Mengusir Semut di Rumah (100% Ampuh)

Terdapat berbagai macam cara mengusir semut yang bisa kita lakukan di rumah. Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa keberadaan semut… Read More

2 months ago

Cegah Tekanan Darah Tinggi, Hindari Asap Rokok!

Jika ruangan atau mobil berasap, menjauhlah sampai bersih. Itulah pesan utama penelitian yang dipresentasikan hari ini pada EuroHeartCare 2019, sebuah… Read More

2 months ago

Model Rantai Markov untuk Pencarian Pesawat MH370

Upaya terbaru menggabungkan data satelit dengan model matematika rantai Markov untuk mencari pesawat MH370, dapat memberikan kemajuan dalam upaya mencari… Read More

3 months ago

24 Obat Sakit Gigi Tradisional Praktis

Apakah Anda pernah mengalami sakit gigi? Atau mungkin Anda sekarang sedang sakit gigi? Tenang, beberapa obat sakit gigi berikut dikenal… Read More

3 months ago