Inilah Obat Antibiotik Yang Dapat Diupdate Melalui Komputer

Antibiotik yang dapat diupdate melalui komputer

BOULDER, COLORADO – Sebagaimana yang kita ketahui, para ilmuwan telah berhasil menciptakan antibiotik untuk membunuh bakteri mematikan selama hampir 80 tahun.

Sayangnya, bakteri yang menyebabkan penyakit itu dapat beradaptasi begitu cepat. Beberapa diantaranya telah berevolusi menjadi superbug, mikroba yang kebal atau resisten terhadap semua antibiotik. Sedangkan untuk membuat obat baru membutuhkan proses yang sangat lama dan mahal.

Sementara dunia farmasi sedang dalam tren pengembangan obat biosimilar, para ilmuwan di University of Colorado Biofrontiers Institute saat ini mulai mengembangkan obat yang tidak berbasis biologis.

Mereka sedang mengembangkan antibiotik yang dapat diupdate melalui komputer.

Quantum dots

Quantum dots adalah teknologi nano partikel semikonduktor yang dapat ditanam dalam sel atau organisme untuk berbagai keperluan eksperimental.

Di laboratorium berteknologi tinggi di University of Colorado, Anushree Chatterjee secara sangat hati-hati memeriksa cawan petri yang berisi mikroba-mikroba paling berbahaya di dunia. Mikroba yang sangat sulit dihentikan dengan obat-obatan yang ada saat ini.

Antibiotik yang dapat diupdate melalui komputer

“Mereka tahan terhadap, dalam beberapa kasus, lebih dari 20 antibiotik yang berbeda,” jelasnya.

“Mereka dapat hidup di lingkungan antibiotik dengan kadar tinggi. Bahkan, tidak hanya dapat bertahan hidup, mereka juga dapat berkembang biak dengan adanya antibiotik,” ungkap Chatterjee.

Dibutuhkan bertahun-tahun untuk mengembangkan antibiotik untuk melawan mikroba penyebab suatu penyakit.

Suami sekaligus rekan Chatterjee, Prashant Nagpal, mengatakan bahwa untuk saat ini, kita kalah cepat dengan perkembangan mikroba.

Hal inilah yang memunculkan ide: Kita harus mengembangkan antibiotik yang dapat menyesuaikan, jika tidak lebih cepat, maka setidaknya bisa menyamai perkembangan mikroba.

Untuk mencapai tujuan ini, laboratorium Nagpal ini menganalisa DNA dari mikroba super, kemudian menciptakan antibiotik yang sangat bertarget, bukan dalam beberapa tahun, tetapi hanya dalam beberapa hari.

Nano partikel semikonduktor

Dia membuat antibiotik dari quantum dots – nano partikel semikonduktor.

Sebagaimana yang kita tahu, bahan semikonduktor yang sangat kecil ini dapat disisipkan ke dalam sel.

Setiap quantum dot berukuran 20.000 kali lebih kecil dari sel hidup. Ketika jutaan quantum dot dicampur dengan air, sinar ultraviolet dapat mengungkapkan varietas yang berbeda, ada yang mengeluarkan cahaya kuning, oranye dan hijau.

Antibiotik yang dapat diupdate melalui komputer

Untuk menghentikan mikroba superbug, Nagpal mengatakan tabung sekecil bidal saja sudah cukup efektif.

Dan jika mikroba beradaptasi dengan cepat, para peneliti juga dapat dengan cepat dapat mengupdate quantum dots untuk selanjutnya.

“Salah satu hal menarik tentang terapi ini adalah kita memiliki quantum dots yang sangat kecil. Namun jika kita mengambil atau menambahkan satu atom pada permukaannya, itu akan mengubah potensinya,” ujar Nagpal.

“Jadi, jika mikroba beradaptasi dengan radikal bebas tertentu, kita memiliki lebih banyak pilihan. Kita dapat mengubah komposis, kita dapat mengubah ukuran, kita dapat mengubah bentuk quantum dots ini.”

Antibiotik yang dapat diupdate melalui komputer

Sekali berada di dalam tubuh, quantum dots ini tidak akan bereaksi apa-apa hingga seberkas cahaya mengaktifkannya.

Artinya, duduk di ruangan terang saja sudah cukup untuk mengaktifkan quantum dots ini di seluruh tubuh.

Atau untuk pendekatan yang lebih bertarget, dokter bisa mengelola quantum dots ini di dalam ruangan gelap kemudian area target diberi cahaya. Nagpal memberi contoh misalnya untuk infeksi hati.

“Anda dapat menyinari daerah dekat hati dan quantum dots itu akan jinak di bagian tubuh lainnya. Jadi kami sudah memikirkan beberapa pertanyaan tentang ini, dan kami akan sangat senang jika kesempatan untuk menguji efeknya melalui uji klinis,” ujar Nagpal.

Setelah diaktifkan, quantum dots akan mengirimkan atom-atom radikal bebas yang dirancang khusus untuk membunuh mikroba.

“Quantum dots ini hanya menggunakan oksigen dan air dan menghasilkan radikal bebas yang secara khusus merugikan mikroba, tetapi tidak berbahaya bagi sel sel-sel manusia,” katanya.

Antibiotik yang dapat diupdate melalui komputer

Chatterjee telah berhasil melakukan uji coba quantum dots pada cacing gelang. Quantum dots terbukti dapat membunuh mikroba yang mematikan tanpa membahayakan cacing.

Chatterjee dan Nagpal mengatakan perlu uji coba bertahun-tahun sebelum titik-titik kuantum ini aman digunakan pada manusia.

Tetapi hasilnya sejauh ini positif dan memberi harapan bahwa suatu hari nanti, partikel-partikel semikonduktor itu bisa membantu para dokter mengatasi mikroba superbug.

Sumber :

www.voanews.com

You may also like...

3 Responses

  1. 30 September 2017

    […] Baca penelitian terkait antibiotik : Inilah Obat Antibiotik Yang Dapat Diupdate Melalui Komputer […]

  2. 10 October 2017

    […] Baca juga : Inilah Obat Antibiotik Yang Dapat Diupdate Melalui Komputer […]

  3. 17 August 2018

    […] Baca juga : Inilah Obat Antibiotik Yang Dapat Diupdate Melalui Komputer […]

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.