Hebat! Indonesia Juara Umum Kontes Robot Internasional

Kontes Robot

Sebuah prestasi yang membanggakan, Indonesia juara umum kontes robot internasional pada ajang Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC), yang diselenggarakan pada 1 – 2 April 2017 di Trinity College, Amerika Serikat.

Dalam kontes robot ini, Indonesia diwakili oleh tim dari Politeknik Elektronik Negeri Surabaya (PENS) dan tim dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Tim Indonesia ini harus bersaing dengan tim dari enam negara peserta kontes, yaitu Kanada, China, Israel, Portugal, Uni Emirat Arab dan AS.

Dalam kontes ini, tim PENS berhasil meraih juara I, II, dan III kategori robot pemadam api beroda. Tidak hanya itu, tim PENS juga berhasil meraih juara III kategori robot pemadam api berkaki.

Sementara dua tim UMM, yaitu tim InaMuh berhasil meraih juara I kategori robot pemadam api berkaki dan tim Unmuh berhasil meraih juara II kategori robot pemadam api berkaki. Selain itu, tim InaMuh juga berhasil meraih juara poster terbaik.

Kontes Robot

Namun keberhasilan ini bukanlah tanpa rintangan. Selain harus bersaing ketat dengan tim dari negara-negara peserta lainnya, tim Indonesia juga sempat mengalami kendala sekitar dua jam sebelum pertandingan dimulai.

Seperti yang diungkapkan oleh peserta kontes, Imam Fatoni, mahasiswa S1 Elektro UMM, suhu berubah drastis sehingga membuat motor pompa menjadi bocor. Padahal, saat itu dua jam sebelum pertandingan.

Akhirnya, setelah mereka memikirkan bagaimana caranya agar robot bisa berjalan, mereka membersihkannya. Dan robot yang sempat rusak itu berhasil meraih juara II kategori robot berkaki.

Rektor UMM, Drs. Fauzan, M.Pd menyatakan bahwa pihaknya memberikan apresiasi khusus kepada mahasiswa punggawa tim kontes robot imternasional tersebut.

Mahasiswa akan dibebaskan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dan akan diberikan insentif.

Fauzan menambahkan, setiap anggota tim ini juga akan dibebaskan dari tugas akhir dan termasuk dari sejumlah mata kuliah ekuivalen, seperti Robotika, Mekatronika, dan Micro Controller.

Namun, masing-masing tim diminta untuk terus mengembangkan konsepnya dan merancangnya hingga pada tingkat industrialisasi.

Kontes Robot

Pengembangan konsep tersebut akan diikutkan dalam festival riset pada pertemuan tingkat tinggi kewirausahaan atau entrepreneurship summit.

Pada acara itu, hasil riset terbaik mahasiswa dan dosen UMM akan ditemukan dengan para pengusaha, dan diharapkan robot-robot yang sudah terbukti kualitasnya ini dapat menarik kalangan industri.

Sementara itu, Direktur PENS, Zaenal Arief mengungkapkan bahwa pihaknya akan memberikan beasiswa pasca sarjana kepada mahasiswanya tersebut.

Dengan rincian biaya per semester sebesar Rp7,5 juta hingga empat semester, biaya wisuda dan lain-lainnya sebesar Rp35 jutaan.

Zaenal mengatakan bahwa hal ini dilakukan agar merangsang para mahasiswanya itu untuk meneruskan ke jenjang pendidikan lebih tinggi.

Kontes Robot

Prestasi tersebut memang bukanlah pertama kalinya bagi PENS. Pada tahun lalu, tim PENS juga berhasil meraih juara III kontes robot yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand.

Zaenal juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kemenristekdikti yang telah mengirimkan perwakilan Indonesia untuk kejuaraan ini, termasuk dukungan materil dan moril.

Zaenal berharap untuk tahun-tahun mendatang Kemristekdikti dapat meningkatkan alokasi dana untuk kompetisi-kompetisi seperti ini bagi mahasiswa Indonesia, baik untuk tingkat nasional maupun internasional.

Sumber :

www.antaranews.com

You may also like...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.