Manfaat Makanan Pedas Berdasarkan Penelitian Terbaru

Manfaat makanan pedas bisa mengurangi keinginan untuk makan garam sehingga berpotensi menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.

Baca penelitian terkait : Deteksi Serangan Jantung dan Stroke dengan Laser

Hasil penelitian ini diterbitkan baru-baru ini dalam jurnal Hypertension American Heart Association.

manfaat makanan pedas

“Sebelumnya, sebuah studi percontohan menemukan bahwa jumlah capsaicin, yaitu senyawa kimia yang menyebabkan cabai pedas berbau tajam, meningkatkan persepsi makanan yang asin,” ungkap penulis studi senior Zhiming Zhu, MD.

Zhiming Zhu merupakan seorang profesor dan direktur Departemen Hipertensi dan Endokrinologi di Universitas Kedokteran Militer Ketiga di Chongqing, China.

“Kami ingin menguji apakah efek ini juga akan mengurangi konsumsi garam,” lanjutnya.

Studi ini melibatkan 606 orang dewasa China dan menentukan preferensi mereka untuk rasa asin dan pedas.

Periset kemudian menghubungkan preferensi tersebut dengan tekanan darah.

Baca penelitian terkait : Pola Makan Anda Mungkin Salah! Begini Hubungan Konsumsi Kalium dengan Tekanan Darah

Para peneliti menemukan bahwa, dibandingkan dengan mereka yang tidak menyukai makanan pedas, peserta yang menyukai makanan pedas:

  1. Memiliki kadar tekanan darah sistolik (atas) 8 mmHg lebih rendah dan diastolik (bawah) 5 mmHg lebih rendah; dan
  2. Mengonsumsi lebih sedikit garam dibanding peserta yang kurang menyukai makanan pedas.

Periset juga menggunakan teknik pencitraan untuk melihat dua wilayah otak para peserta – insula dan orbitofrontal korteks – yang diketahui terlibat dalam rasa asin.

Mereka menemukan bahwa daerah otak yang distimulasi oleh garam dan pedas secara tumpang tindih, pedas itu meningkatkan aktivitas otak di daerah yang diaktifkan oleh garam.

Penulis mengatakan bahwa aktivitas yang meningkat ini kemungkinan membuat orang lebih peka terhadap garam sehingga mereka bisa menikmati makanan yang lebih sedikit garam.

Semua peserta penelitian ini berasal dari China, sehingga penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah temuan ini dapat digeneralisasikan pada negara lain.

“Jika Anda menambahkan beberapa rempah pedas ke masakan Anda, Anda bisa memasak makanan yang rasanya enak tanpa menggunakan garam yang banyak,” ujar Zhu.

“Ya, kebiasaan dan preferensi memang penting dalam hal makanan pedas, tapi dengan sedikit demi sedikit meningkatkan rasa pedas dalam makanan berpotensi bermanfaat bagi kesehatan Anda.”

Garam dan sodium sering digunakan secara bergantian, tapi keduanya tidaklah sama.

Bagi orang Amerika, lebih dari 75 persen sodium berasal dari makanan olahan, makanan kemasan dan restoran, bukan dari garam dapur.

American Heart Association merekomendasikan mengkonsumsi kurang atau tidak lebih dari satu sendok teh garam (2.300 mg sodium) setiap hari.

Baca juga : Kesehatan Jantung: Sebuah Kejutan dari Natrium

Sumber:

www.newsroom.heart.org

www.hyper.ahajournals.org

www.sciencedaily.com

www.medicalxpress.com

www.indianewengland.com

www.dailymail.co.uk

You may also like...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.