Membuat elektronik film tipis fleksibel lebih tahan lama – Sains Terkini

Prospek komersialisasi luas dan aplikasi elektronik fleksibel telah membuat para peneliti di seluruh dunia mencari cara cerdas untuk meningkatkan kinerja dan daya tahan mereka. Dari perangkat pintar yang dapat dipakai hingga sel surya dan sensor kesehatan, elektronik fleksibel sangat menjanjikan di banyak bidang teknik. Sayangnya, perangkat fleksibel biasanya rapuh seperti yang terlihat; deformasi mekanis, seperti lentur, dapat menginduksi pembentukan dan perbanyakan retakan mikroskopis yang pada akhirnya menyebabkan perangkat gagal.

Dalam sebuah studi baru-baru ini, sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh Profesor Jae Eun Jang dari Institut Sains dan Teknologi Daegu Gyeongbuk menemukan metode untuk sangat meningkatkan daya tahan elektroda dan transistor fleksibel film tipis, komponen utama dalam elektronik. Metode ini sederhana: ambil film konduktor fleksibel standar Anda dan isi dengan lubang berukuran mikrometer dalam pola zigzag.

Para peneliti sebenarnya mendapatkan inspirasi dari teknik sipil, seperti yang dijelaskan oleh Prof. Jang. "Kami kebetulan melewati sebuah lokasi konstruksi, ketika kami melihat pelat baja berlubang, sering digunakan dalam konstruksi. Kami tahu bahwa pelat baja berlubang ini digunakan untuk mengurangi stres. Kami berpikir bahwa metode ini juga bisa menjadi solusi dalam dunia mikrometer dan, berdasarkan ide ini, kami mulai melakukan eksperimen. " Di bidang mekanika, kata "stres" mengacu pada kekuatan yang diberikan oleh partikel-partikel material. Kekuatan eksternal meningkatkan tekanan suatu material dan dapat menginduksi pembentukan retakan.

Dalam konduktor fleksibel film tipis biasa, retakan terbentuk di lokasi acak ketika ditekuk. Namun, jika konduktor fleksibel menanggung larik lubang berukuran mikrometer, distribusi tegangan material berubah sehingga retak hanya terbentuk pada titik-titik tertentu di dekat tepi lubang dan merambat dalam jarak pendek. Ini, sebagaimana dibuktikan melalui simulasi dan percobaan, memungkinkan elektroda logam fleksibel mereka untuk menahan ribuan gerakan lentur. Profesor Jang menyatakan: "Perangkat kami mampu mempertahankan konduktivitas hingga 300.000 siklus lentur, yang berarti bahwa mereka dapat ditekuk lebih dari 80 kali sehari selama 10 tahun." Terlebih lagi, dibandingkan dengan metode lain untuk meningkatkan daya tahan perangkat elektronik yang fleksibel, pendekatan yang diusulkan tidak mahal dan mudah diadopsi dengan menggunakan peralatan yang sudah digunakan dalam industri layar.

Referensi:

Material disediakan oleh DGIST (Institut Sains dan Teknologi Daegu Gyeongbuk). Catatan: Konten dapat diedit untuk gaya dan panjangnya.

You may also like...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.