Categories: Biologi

Mesentarium, Organ Tubuh yang Baru Ditemukan Dalam Perut Manusia

Baru-baru ini para ilmuwan menemukan sebuah organ tubuh baru di dalam perut manusia. Organ baru ini dinamakan Mesentarium.

Sejarah Penemuan Mesentarium

Sebenarnya, mesentarium itu sendiri sudah lama ditemukan, yaitu sejak 1858 oleh Sir Frederick Treves yang juga didukung dengan tulisan Henry Gray dalam bukunya “Gray’s Anatomy“. Kemudian secara akurat digambarkan pula oleh Carl Toldt pada tahun 1878.

Menariknya, dalam salah satu deskripsi awal itu, Leonardo da Vinci juga telah mengidentifikasi mesenterium ini sebagai struktur tunggal organ.

Namun hasil penelitian ini diabaikan karena selama ini mesentarium hanya dianggap sebagai rangkaian membran terfragmentasi dalam sistem pencernaan.

Dimana letak Mesentarium ini di dalam tubuh?

Mesentarium menempel pada berbagai organ perut, seperti lambung, usus kecil, pankreas, limpa dan organ lainnya.

Organ ini memiliki formasi spiral di bagian perut dan berada di sepanjang lintasan tulang belakang, mulai di perut bagian atas dan berakhir di gelang panggul.

Model anatomi saat ini lebih sederhana dan dapat membantu siswa dengan mudah memahami struktur ini.

Penemuan organ baru ini juga akan memberikan siswa perspektif baru mengenai organ-organ lain di dalam perut.

Apa fungsi organ Mesentarium ini?

Peneliti University of Limerick, J. Calvin Coffey, menyatakan bahwa pengklasifikasian ulang mesentarium sebagai organ pencernaan sangatlah penting.

Menurutnya, dengan mengenali anatomi dan strukturnya, para ilmuwan dapat fokus mempelajari bagaimana organ tersebut berfungsi.

“Jika memahami fungsinya, maka kita bisa mengidentifikasi fungsi abnormalnya,” tambah Coffey.

Dalam hasil studi yang diterbitkan di jurnal  The Lancet Gastroenterology and Hepatology itu disebutkan, sifat kontinyu dari mesenterium, misalnya, dapat berfungsi sebagai sarana penyebaran penyakit dari satu bagian perut ke bagian yang lain.

Mesentarium berfungsi membawa darah dan cairan limfatik antara usus dan seluruh tubuh.

Adapun fungsi lainnya adalah mempertahankan posisi usus sehingga terhubung dengan dinding perut tanpa mengalami kontak langsung.

“Hal inilah yang menyebabkan posisi usus tetap stabil ketika kita berdiri atau berjalan,” ujar Coffey.

Secara umum, menurut para peneliti, mesentarium memainkan peran dan fungsi yang penting terhadap usus, pembuluh darah, endokrin, kardiovaskular dan imunologi.

Sebagai organ apa Mesentarium ini diklasifikasikan?

Meskipun para peneliti telah mengetahui peran dan fungsinya, penelitian lebih lanjut mutlak diperlukan untuk melihat peran dan fungsi itu lebih jauh lagi.

Para penulis studi ini mencatat bahwa masih banyak yang harus dideskripsikan lebih lengkap.

“Misalnya, diklasifikasikan sebagai apa mesenterium itu? Apakah diklasifikasikan sebagai bagian dari usus (pencernaan), pembuluh darah, endokrin, kardiovaskular, atau sistem imun? Semua masih belum jelas karena organ itu memiliki peran penting pada semua bagian itu,” tulis peneliti.

Hal ini juga memungkinkan untuk munculnya ilmu mesenterika sebagai bidang tersendiri dalam studi medis.

Studi mengenai mesentarium ini dapat dijadikan diagnosis lebih lanjut berbagai penyakit seperti Crohn, kanker kolorektal, penyakit inflamasi usus atau penyakit kardiovaskular dan masalah kesehatan besar seperti diabetes, obesitas dan sindrom metabolik.

Semakin banyak dokter yang tahu tentang fungsi yang tepat dari mesenterium, diharapkan semakin tepat tindakan yang dapat mereka ambil untuk diagnosis suatu penyakit.

Dan dengan adanya penemuan baru ini maka manusia tercatat memiliki 79 organ.

Sumber :

www.cnn.com

www.bbc.co.uk

www.mirror.co.uk

www.medicaldaily.com

www.independent.co.uk

www.time.com

www.huffpost.com

www.dailymail.co.uk

www.cosmopolitan.com

www.sciencealert.com

www.express.co.uk

www.livescience.com

www.ndtv.com

www.ibtimes.com

www.thesun.co.uk

www.usatoday.com

www.cbsnews.com

www.metro.co.uk

www.nationalgeographic.co.id

www.republika.co.id

www.tempo.co

Recent Posts

Obat Diabetes Ini Dapat Membalikkan Gagal Jantung

Para peneliti baru-baru ini menunjukkan bahwa obat diabetes empagliflozin dapat mengobati dan membalikkan perkembangan gagal jantung pada model hewan non-diabetes.… Read More

21 April 2019 19:30

Cara Kura-Kura Raksasa Menghadapi Perubahan Iklim

Kura-kura raksasa Galapagos, terkadang disebut Penjaga Kebun Galapagos, adalah makhluk kebiasaan. Di musim kemarau yang dingin, dataran tinggi lereng gunung… Read More

20 April 2019 19:36

Perkembangan Teknologi Pemungutan Suara di AS

Di Amerika Serikat, teknologi pemungutan suara berkembang dari awalnya menggunakan kertas suara yang dihitung manual, hingga menggunakan mesin pemilihan elektronik… Read More

19 April 2019 14:56

Perbedaan Quick Count, Exit Poll, dan Real Count

Pemilihan umum sudah selesai, muncul beberapa istilah yang sering kita dengar, seperti Quick Count, Exit Poll dan Real Count. Apa… Read More

18 April 2019 11:07

Cassini NASA Mengungkapkan Kejutan Danau Titan

Dalam perjalanan terakhir bulan terbesar Saturnus pada tahun 2017, pesawat ruang angkasa NASA Cassini mengumpulkan data radar yang mengungkapkan bahwa… Read More

17 April 2019 08:12

Benarkah Kemampuan Kognitif Dipengaruhi Gen?

Perbedaan individu dalam kemampuan kognitif pada anak-anak dan remaja sebagian tercermin dalam variasi dalam urutan DNA mereka, menurut sebuah penelitian… Read More

16 April 2019 20:42