Penanggulangan HIV AIDS dengan Meningkatkan Antibodi

Data baru yang dipublikasikan dalam jurnal Immunity lebih jauh menerangkan penanggulangan HIV AIDS dengan meningkatkan antibodi HIV melalui vaksin.

Dipimpin oleh para ilmuwan International AIDS Vaccine Initiative (IAVI) and The Scripps Research Institute (TSRI), hasilnya memberikan wawasan penting mengenai rancangan vaksin AIDS yang potensial.

Baca penelitian sebelumnya : Vaksin HIV untuk Mengakhiri Pandemi HIV AIDS

“Mengungkap proses dimana antibodi penetralisir berkembang sangat penting untuk rancangan vaksin untuk penanggulangan HIV AIDS,” ungkap Elise Landais.

Elise Landais adalah ilmuwan senior penelitian IAVI, yang sekaligus penulis utama studi tersebut.

penanggulangan hiv aids

“Sebagian kecil orang yang hidup dengan HIV secara alami dapat menghasilkan antibodi yang sangat kuat dan dapat mencegah HIV menginfeksi sel imun mereka, namun tidak sampai beberapa tahun setelah infeksi. Lama setelah perlindungan tersebut dapat membantu mereka. Hal ini sangat menarik bagi para peneliti vaksin.”

Sampel diambil diluar dari Protokol C studi epidemiologi IAVI. Landais bersama timnya memilih individu Afrika yang terinfeksi HIV subtipe A.

Dikenal sebagai PC64, sukarelawan ini mengembangkan antibodi penetral HIV secara luas (bnAb) yang menargetkan situs V2-apex yang rentan pada permukaan HIV.

Jenis bnAb ini adalah salah satu penetral HIV yang paling potensial atau efektif.

Penetral ini memungkinkan untuk memblokir sebagian besar strain HIV.

Menerapkan teknik lanjutan yang disebut next-generation sequencing, para periset dapat mengamati perkembangan bnAb ini secara terbalik.

Mereka pertama kali mengambil serangkaian “gambar” yang menggambarkan interaksi respons imun PC64 dengan virus yang menginfeksi relawan dari waktu ke waktu.

Kemudian, dengan menggunakan gambar-gambar ini, mereka menelusuri kembali perkembangan bnAb kembali ke tahap inisiasi, mengamati bahwa beberapa perubahan tertentu virus meningkatkan antibodi secara luas.

penanggulangan hiv aids

Percobaan lanjutan mengungkapkan kemiripan evolusi antara virus pada PC64 dengan infeksi lainnya dalam studi CAPRISA terhadap relawan yang mengembangkan jenis bnAb yang sama.

Penulis juga menyoroti dampak atribut tambahan pada struktural virus.

“Temuan baru ini konsisten dan saling melengkapi dengan karya sebelumnya oleh IAVI dan mitranya, secara bersama-sama bisa menawarkan template yang memungkinkan untuk desain vaksin,” ungkap Landais.

“Kami selangkah lebih dekat dengan vaksin yang akan melindungi orang sehat dari infeksi HIV, namun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mencapai desain yang optimal.”

Landais bersama rekannya mendukung strategi imunisasi sekuensial, salah satu dari beberapa ilmuwan yang secara kolaboratif meneliti di Neutralizing Antibody Center (NAC) IAVI, TSRI.

Dengan menggunakan data dari jaringan mitra riset klinis IAVI di Afrika dan India, ilmuwan NAC bermaksud menterjemahkan temuan laboratorium menjadi vaksin yang dapat diterapkan dan penanggulangan HIV AIDS jangka panjang lainnya.

“Pengembangan metode pencegahan baru dan lebih efektif sangat penting untuk mengakhiri epidemi HIV / AIDS,” ujar CEO IAVI Mark Feinberg.

“Dari semua alat yang dibutuhkan untuk mengekang infeksi baru HIV, vaksin bisa dibilang paling efektif dan transformatif. Kita mungkin tidak dapat mengakhiri AIDS tanpa satu ini.”

Baca juga : Pengobatan HIV Secara Tuntas dengan Pendekatan Baru

Sumber:

www.iavi.org

www.cell.com

www.sciencedaily.com

www.eurekalert.org

You may also like...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.