Peneliti mengembangkan tes COVID-19 yang cepat, akurat, dan murah – Sains Terkini

Tes diagnostik baru berbiaya rendah untuk penyakit coronavirus 2019 (COVID-19) dengan cepat memberikan hasil yang akurat tanpa memerlukan peralatan canggih, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan 27 Agustus 2020 di jurnal akses terbuka PLOS Patogen oleh Teng Xu dari Vision Medicals Center for Infectious Diseases, Tieying Hou dari Guangdong Academy of Medical Sciences, Bing Gu dari Affiliated Hospital of Xuzhou Medical University, Jianwei Wang dari Chinese Academy of Medical Sciences dan Peking Union Medical College, dan rekannya .


Permintaan yang melonjak untuk skrining dan identifikasi cepat COVID-19 menimbulkan tantangan diagnostik yang besar. Metagenomic next-generation sequencing (mNGS) dan reverse-transcription PCR (RT-PCR) telah menjadi metode molekuler yang paling umum digunakan untuk mendiagnosis COVID-19, tetapi masing-masing memiliki keterbatasannya sendiri. Misalnya, pengurutan mahal dan memiliki waktu penyelesaian hampir satu hari, sedangkan RT-PCR membutuhkan peralatan khusus dan sulit diterapkan dalam skala besar. Kurangnya alat diagnostik molekuler yang cepat dan akurat telah menghambat respons kesehatan masyarakat yang efisien terhadap ancaman virus.

Dalam studi baru, para peneliti mengembangkan tes COVID-19 alternatif dengan memanfaatkan teknologi berbasis CRISPR, yang telah banyak digunakan dalam beberapa tahun terakhir untuk pengeditan gen. Tes tersebut, bernama CRISPR-COVID, memungkinkan deteksi throughput yang tinggi untuk sindrom pernapasan akut parah coronavirus 2 (SARS-CoV-2) – virus yang menyebabkan COVID-19. CRISPR-COVID memberikan sensitivitas dan spesifisitas yang sebanding dengan mNGS dalam waktu 40 menit. Ketika diproduksi dalam skala besar, biaya material tes CRISPR-COVID bisa kurang dari 70 sen, menunjukkan bahwa CRISPR-COVID adalah alternatif yang kompetitif tidak hanya secara teknologi tetapi juga secara finansial.

Para penulis mencatat, "Dalam studi ini, kami mengembangkan isotermal, diagnostik berbasis CRISPR untuk COVID-19 dengan sensitivitas hampir satu salinan." dan "Kami mendemonstrasikan pengujian berbasis CRISPR untuk COVID-19 yang menawarkan waktu penyelesaian yang lebih pendek dan nilai diagnostik yang hebat, bahkan dalam pengaturan dengan sumber daya yang kurang tanpa memerlukan pengendara sepeda termal."


Referensi:

Materi disediakan oleh PLOS. Catatan: Konten dapat diedit untuk gaya dan panjangnya.

You may also like...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.