Categories: Matematika

Perbedaan Quick Count, Exit Poll, dan Real Count

Pemilihan umum sudah selesai, muncul beberapa istilah yang sering kita dengar, seperti Quick Count, Exit Poll dan Real Count. Apa perbedaan ketiganya? Mana hasil yang bisa kita percayai?

Dulu, kita harus menunggu dalam waktu yang cukup lama untuk mengetahui hasil pemilihan umum, terutama pemilihan umum presiden dan wakil presiden.

Namun saat ini, hasil pemilu dapat segera kita ketahui tak lama setelah selesai pemungutan suara, yakni melalui Quick Count.

Walaupun bukan merupakan hasil resmi, namun umumnya hasil Hitung Cepat tidak akan jauh berbeda dengan hasil perhitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum.

Yang menjadi pertanyaan adalah apakah hasil Quick Count dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya?

Kemudian sering pula kita dengar istilah Exit Poll dan Real Count.

Pada dasarnya, ketiga istilah ini mengacu pada statistik penghitungan suara setelah pemilihan umum.

Nah, bagi yang belum mengetahui perbedaan ketiganya, berikut penjelasannya:

#1. Quick Count

Quick Count atau Hitung Cepat saat ini menjadi hal yang sudah biasa kita dengar, terutama sehabis pemilihan umum.

Sesuai dengan namanya, dengan adanya metode Quick Count, kita tidak perlu lagi menunggu waktu lama untuk hasil Pemilu yang secara resmi dikeluarkan oleh KPU.

Hasil resmi perhitungan KPU baru bisa dapat diketahui setelah berhari-hari hingga berminggu-minggu. Kita tidak ingin menunggu selama itu, bukan?

Karena itulah diperlukan perhitungan melalui Quick Count yang sudah dapat mulai diketahui hasilnya secara bertahap mulai pukul 15.00 WIB pada hari itu juga. Artinya, dua jam setelah pemungutan suara ditutup.

Apakah kita dapat mempercayai data perhitungan hasil Quick Count ini? Secara Hitung Cepat ini dikerjakan oleh lembaga survei dan terkadang terdapat perbedaan hasil antara lembaga survei satu dengan lainnya.

Berikut penjelasan sekilas tentang Quick Count.

Quick count adalah metode perhitungan cepat hasil Pemilihan Umum dengan menggunakan data persentase hasil Pemilu di sampel-sampel TPS (Tempat Pemungutan Suara).

Quick Count umumnya dilakukan oleh lembaga survei.

Dengan demikian, data yang diambil oleh lembaga survei adalah hanya pada beberapa TPS sebagai perwakilan.

Apakah keterwakilan ini dapat kita percayai?

Validitas dan Reliabilitas sebuah Quick Count dapat dipertanggungjawabkan jika dilakukan dengan metode yang benar.

TPS dipilih dengan menggunakan teknik sampling probabilitas sebagai cerminan dari keseluruhan TPS.

Tiap lembaga survei bisa saja menggunakan teknik sampling yang berbeda satu sama lain.

Hal inilah yang menyebabkan hasil Quick Count lembaga satu bisa berbeda dengan hasil lembaga lainnya.

Namun pada umumnya, perbedaan ini harusnya tidaklah begitu jauh jika memang metode ini dijalankan dengan benar.

Jika ada lembaga survei yang memenangkan salah satu pasangan calon (paslon) sementara lembaga lainnya memenangkan paslon lainnya, bisa jadi metode yang digunakan memiliki bias yang tinggi.

Quick count yang baik akan memberikan akurasi yang sangat tinggi, karena perhitungan ini merujuk langsung pada hasil perhitungan suara TPS, bukan berdasarkan persepsi atau pengakuan responden.

Berarti ada juga perhitungan hasil Pemilu yang berdasarkan persepsi atau pengakuan responden?

Ada. Mari kita bahas metode kedua.

#2. Exit Poll

Exit Poll yang juga sering kita dengar saat ini, juga merupakan metode perhitungan cepat hasil pemilihan umum. Exit Poll sering dijadikan sebagai data pembanding dari metode Quick Count.

Namun, apakah benar Exit Poll ini bisa dijadikan rujukan terhadap hasil perhitungan sebenarnya?

Exit Poll adalah metode survei yang dilakukan dengan menanyakan langsung kepada pemilih tentang siapa calon yang ia pilih, dilakukan setelah pemilih tersebut keluar dari TPS.

Responden dipilih secara random.

Exit poll juga dapat dianggap mewakili hasil akhir perhitungan dengan margin of error yang tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan jajak pendapat.

Walaupun sama-sama menggunakan sampel TPS, exit poll berbeda dengan quick count.

Exit poll menanyakan langsung kepada pemilih mengenai siapa yang ia pilih, sedangkan quick count mencatat hasil akhir dari perhitungan di TPS (formulir C1 plano), baik yang terpilih maupun yang tidak terpilih.

Apakah hasil perhitungan Exit Poll dapat dipertanggungjawabkan?

Jika dibandingkan dengan Quick Count, data yang didapat melalui Exit Poll rentan bias.

Hal ini dikarenakan tidak semua responden mau terbuka mengenai siapa yang ia pilih. Dengan kata lain, peneliti gagal menggali informasi sebenarnya dari pada responden. Dan responden bisa saja menjawab secara tidak jujur.

Hasil exit poll ini biasanya juga akan keluar sebelum hasil resmi keluar.

Apa itu hasil resmi? Mari kita lanjut pembahasannya.

#3. Real Count

Real Count, sesuai dengan namanya, merupakan perhitungan sebenarnya dari keseluruhan data pemilihan umum.

Dengan demikian, Real Count bukan menggunakan sampel seperti pada kedua metode hitung cepat di atas, melainkan keseluruhan data pemilih dari keseluruhan TPS.

Real Count merupakan hasil perhitungan resmi dan dilakukan juga oleh lembaga resmi yang berwenang, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Istilah Real Count ini sebenarnya dikenal sebagai scan C1.

Hasil penghitungan TPS dituangkan kedalam form berita acara (C1), discan oleh petugas KPPS dan diserahkan ke KPU kabupaten/kota, lalu dikirim ke KPU RI.

Hasil dari Real Count memang tidak dapat diketahui dengan cepat, biasanya membutuhkan waktu berhari-hari hingga berminggu-minggu. Hal ini karena masih harus menunggu seluruh data masuk, ada yang cepat dan ada yang lama dikarenakan kendala lokasi maupun jaringan.

Walau secara manual dan membutuhkan waktu yang lama, hasil perhitungan yang diterima secara sah adalah hasil perhitungan Real Count KPU ini.

Itulah beberapa metode perhitungan suara yang umum dilakukan di Indonesia. Real Count KPU tetap menjadi rujukan resmi untuk hal ini.

Bukan tidak mungkin beberapa lembaga survei melakukan kesalahan sampling atau secara sengaja menampilkan data untuk memenangkan paslon tertentu.

Recent Posts

Cara Mengusir Tikus dengan Bahan Alami

Tikus berseliweran di rumah Anda? Bingung bagaimana cara mengusir tikus yang ampuh dan mencegah tikus datang kembali? Jangan khawatir, kali… Read More

2 weeks ago

10 Cara Mengusir Lalat dan Mencegahnya Datang Kembali

Anda merasa terganggu dengan keberadaan lalat di rumah Anda? Jangan khawatir, kali ini Sains Terkini akan membagikan cara mengusir lalat… Read More

2 weeks ago

Cara Mengusir Semut di Rumah (100% Ampuh)

Terdapat berbagai macam cara mengusir semut yang bisa kita lakukan di rumah. Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa keberadaan semut… Read More

3 months ago

Cegah Tekanan Darah Tinggi, Hindari Asap Rokok!

Jika ruangan atau mobil berasap, menjauhlah sampai bersih. Itulah pesan utama penelitian yang dipresentasikan hari ini pada EuroHeartCare 2019, sebuah… Read More

3 months ago

Model Rantai Markov untuk Pencarian Pesawat MH370

Upaya terbaru menggabungkan data satelit dengan model matematika rantai Markov untuk mencari pesawat MH370, dapat memberikan kemajuan dalam upaya mencari… Read More

3 months ago

24 Obat Sakit Gigi Tradisional Praktis

Apakah Anda pernah mengalami sakit gigi? Atau mungkin Anda sekarang sedang sakit gigi? Tenang, beberapa obat sakit gigi berikut dikenal… Read More

3 months ago