Perkembangan Teknologi Pemungutan Suara di AS

Di Amerika Serikat, teknologi pemungutan suara berkembang dari awalnya menggunakan kertas suara yang dihitung manual, hingga menggunakan mesin pemilihan elektronik yang menyerupai mesin ATM bank.

Sampai pada pemilihan presiden tahun 2000 yang disengketakan, sebagian besar pemilih tidak pernah mempermasalahkan bagaimana mereka memberikan suaranya.

Namun sejak saat sengketa tersebut, teknologi pemilihan umum menjadi jauh lebih kontroversial.

Teknologi pemungutan suara berkembang sejalan dengan kemajuan teknologi pemrosesan informasi.

Sebelumnya, surat suara kertas adalah satu-satunya cara pemungutan suara sampai akhir tahun 1800-an.

Sejak setelah itulah baru otomatisasi mulai digunakan untuk membantu dalam proses penghitungan suara.

Dan hingga pada saat ini, hampir semua surat suara Amerika dihitung menggunakan teknologi yang dibantu komputer.

Kontroversi utama dalam penghitungan suara ulang pada tahun 2000 di Florida adalah karena kinerja mesin pemilihan kartu punch yang memiliki masalah terkait dengan desain surat suara yang buruk, dan “chads” yang gagal dipisahkan dari kartu punch dengan benar.

Teknologi pemilihan ini diganti dengan cepat setelah tahun 2000 dengan meningkatnya penggunaan mesin elektronik murni.

Namun kemudian muncul kontroversi apakah alat ini dapat dipercaya untuk pemungutan suara secara akurat.

Kontroversi itu telah membalikkan tren dan menyebabkan penurunan penggunaan mesin pemilihan elektronik murni dalam beberapa tahun terakhir, bersama dengan agitasi untuk metode yang lebih canggih untuk mengaudit kinerja mesin pemungutan suara.

Mulai awal tahun 2000-an, mesin pemungutan suara diganti secara besar-besaran, didorong oleh ketersediaan dana federal untuk membeli peralatan baru di bawah bagian dari Help America Vote Act.

Pada pertengahan 2010-an, peralatan ini telah menjadi usang, yang menyebabkan Komisi Presiden tentang Administrasi Pemilu mencatat bahwa ada “krisis yang akan datang” dalam teknologi pemilihan.

Macam-macam teknologi pemungutan suara

Secara historis, lima jenis mesin pemungutan suara yang digunakan setidaknya di suatu tempat di Amerika Serikat, yakni surat suara kertas yang dihitung manual, mesin tuas mekanis, mesin kartu punch, kertas suara yang dipindai (scan), dan perangkat elektronik perekaman langsung.

Namun, ada variabilitas yang besar dalam setiap jenis perangkat ini dalam hal bagaimana masing-masing digunakan.

#1. Kertas Surat Suara

Pemilihan umum dengan kertas surat suara dihitung dengan cara dicontreng, umumnya dengan memberikan silang tanda X tepat di sebelah kandidat yang dipilih.

kertas surat pemungutan suara

Surat suara kertas ini kemudian dihitung secara manual.

Saat ini, surat suara kertas yang dihitung manual ini sudah jarang digunakan di Amerika Serikat.

#2. Mesin Tuas Mekanis

Mesin tuas mekanis pertama kali digunakan pada tahun 1890-an.

Mesin tuas mekanis ini dioperasikan sendiri oleh pemilih yang menunjukkan pilihannya dengan menekan tuas di sebelah kandidat yang disukainya.

Ketika memasuki ruang pemungutan suara, pemilih menarik sendiri tuas untuk menutup tirai di sekelilingnya. Hal ini adalah untuk memastikan privasi.

mesin tuas mekanis pemungutan suara

Terdapat sistem khusus dalam mesin ini yang dapat mencegah pemilih untuk memilih terlalu banyak.

Secara otomatis, pemilih tidak bisa memilih lebih dari jumlah kandidat yang diizinkan dan tidak bisa memilih lebih dari satu kali pilihan yang sama.

Setelah selesai memilih, pemilih menarik tuas lagi, yang menyebabkan penghitung untuk pilihannya menjadi bertambah satu.

Setelah itu, mesin siap dipakai untuk pemilih berikutnya.

Pada saat selesai hari pemungutan suara, suara dihitung dengan membuka mesin dan membaca angka pada penghitung tiap kandidat.

Secara hukum, mesin tuas mekanis mungkin tidak lagi digunakan dalam pemilihan federal, meskipun kadang-kadang masih digunakan dalam pemilihan umum lokal dan negara bagian.

#3. Mesin Punch Card

Teknologi pemungutan suara dengan mesin kartu punch dikembangkan pada tahun 1960-an.

Perangkat ini mengandalkan kartu Hollerith yang dimodifikasi untuk merekam voting.

mesin punch card pemungutan suara

Dalam versi yang paling umum dari mesin kartu punch, kartu pra-skor kosong dimasukkan ke dalam dudukan.

Dudukan berisi surat suara dan satu set target yang menghubungkan masing-masing pilihan dengan posisi pukulan pada kartu.

Jika seorang pemilih ingin memilih seorang kandidat, ia menggunakan stylus untuk mengeluarkan chad (bit kertas pra-skor) dan membuat lubang pada kartu yang terhubung dengan nomor kandidat.

Setelah selesai, pemilih mengambil kartu suara dan memasukkannya ke kotak suara.

Pada akhir hari pemilihan umum, surat suara dihitung menggunakan mesin pembaca kartu, biasanya terdapat di kantor pemilu pusat.

Seperti mesin tuas, kartu punch mungkin tidak lagi digunakan dalam pemilihan federal, meskipun mereka kadang-kadang masih digunakan dalam pemilihan umum lokal dan negara bagian.

#4. Surat Suara yang Dipindai (Scanning)

Surat suara kertas yang dipindai juga pertama kali digunakan pada tahun 1960-an.

Teknologi yang digunakan untuk memindai kertas suara pada dasarnya adalah teknologi yang sama yang digunakan untuk menilai tes standar.

scanner surat pemungutan suara

Kertas surat suara ditandai di bilik pemungutan suara.

Umumnya, pemilih menggunakan pena hitam untuk menggelapkan lingkaran di sebelah nama kandidat yang dipilihnya.

Terdapat juga metode lain yang kurang umum, yaitu dengan menggunakan pena untuk melengkapi panah di sebelah nama kandidat.

Pemilih kemudian menempatkan surat suara yang telah diisi ke dalam kotak suara.

Sebuah scanner berkecepatan tinggi didudukkan di atas kotak suara dan surat suara dipindai ketika sedang disimpan.

Jumlah total hasil scanning kertas surat suara ini dihitung setelah selesai hari pemilihan.

Hasil total ini kemudian ditransfer, baik kertas maupun secara elektronik ke kantor pusat.

#5. Mesin Direct-Recording Electronic (DRE)

Mesin Direct-Recording Electronic (DRE) pertama kali digunakan secara luas pada tahun 1970-an.

DRE pada awalnya adalah versi listrik dari mesin tuas mekanis, dengan tombol-tombol yang menggantikan tuas dan perangkat penyimpanan listrik yang menggantikan penghitung mekanis.

DRE saat ini adalah komputer portabel yang telah dikonfigurasikan untuk menampilkan pilihan surat suara dan kemudian merekam suara secara elektronik.

direct recording electronic dre pemungutan suara

Pilihan suara semakin banyak ditawarkan pada layar sentuh komputer, tetapi pada beberapa sistem tetap masih mengandalkan tampilan kertas.

Kebanyakan DRE modern memungkinkan pemilih untuk menyatakan pilihannya dengan cara menekan layar sentuh, meskipun pada beberapa sistem mengandalkan tombol tekan.

DRE pada awalnya dulu merekam suara seluruhnya pada unit memori internal.

Semakin berkembang, DRE saat ini juga menyertakan catatan kertas yang disebut dengan Jejak Audit Kertas Pemilih yang Diverifikasi (VVPAT) yang dapat digunakan untuk mengaudit atau menghitung ulang pemilihan.

Source : electionlab.mit.edu

You may also like...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.